Kebakaran Gudang Mebel di Jepara Meningkat

Rhobi Shani    •    Selasa, 31 Oct 2017 13:36 WIB
kebakaran
Kebakaran Gudang Mebel di Jepara Meningkat
Kebakaran gudang tiner di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah beberapa waktu lalu

Metrotvnews.com, Jepara: Angka peristiwa kebakaran di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, cukup tinggi. Sepanjang 2017 hingga akhir bulan ini tercatat 75 peristiwa kebakaran. Tahun lalu, jumlah peristiwa kebakaran di Bumi Kartini hanya 68 peristiwa.
 
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Surono menyampaikan, dominasi kebakaran terjadi di sektor industri mebel. Itu seperti kebakaran gudang mebel dan kebakaran ruang pengering kayu.
 
“Dari 75 peristiwa kebakaran sampai Oktober ini, 80 persennya industri mebel,” ujar Surono, Selasa 31 Oktober 2017.
 
Surono bilang, tingginya angka peristiwa kebakaran disebabkan kelalaian manusia. Selain itu, jumlah alat pemadam kebaran yang tersedia di gudang-gudang mebel tidak memadai.
 
“Open kayu disebabkan pemilik yang lalai, karena kayu yang sudah kering yang mestinya dikeluarkan tapi masih terus dipanasi. Sementara kalau di gudang-gudang mebel jumlah alat pemadam tidak sebanding dengan luas gudang,” beber Surono.
 
Diterangkan Surono, berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 1993 menerangkan, tempat usaha harus memiliki alat pemadam kebakaran sederhana. Setiap tempat usaha yang memiliki luas 15 meter persegi, harus tersedia satu tabung racun api ukuran 6 Kg.
 
“Sebagai langkah antisipasi, setiap bulan kami rutin memeriksa alat pemadam kebakaran yang ada di gudang-gudang mebel juga di tempat-tempat pelayanan umum,” kata Surono.
 
Tahun ini, Surono menambahkan, peristiwa kebakaran banyak terjadi di Agustus dan September. Masing-masing dibulan tersebut tercatat 14 dan 12 kali peristiwa kebakaran dalam sebulan.
 
Jika dibanding tahun lalu, disampaikan Surono, peristiwa kebakaran tahun ini meningkat. Tahun lalu hanya tercatat 68 peristiwa kebakaran.
 
“Rinciannya, 26 gudang mebel, 34 mebel rumahn yang disebabkan open kayu, dan delapan rumah,” pungkas Surono. 



(ALB)