Tol Solo-Ngawi Beroperasi Mulai Mei 2018

Pythag Kurniati    •    Selasa, 13 Mar 2018 16:16 WIB
infrastrukturjalan tol
Tol Solo-Ngawi Beroperasi Mulai Mei 2018
Ilustrasi Jalan Tol Solo-Ngawi. Foto: Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Pengelola jalan tol Solo-Ngawi memastikan bahwa pada Mei 2018, jalan tol sudah dapat beroperasi penuh. Hingga saat ini, pengelola tol masih merampungkan proses konstruksi.

"Mei (2018) atau tepatnya sebelum puasa, Insyaallah sudah beroperasi penuh," ungkap Direktur Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno, di Solo, Selasa, 13 Maret 2018.

David menerangkan, proses konstruksi saat ini yakni merampungkan pembangunan oprit (timbunan tanah atau urugan menuju jembatan) pada overpass. "Dibagi menjadi dua segmen. Segemen Solo-Sragen dan Sragen-Ngawi," kata dia.

Pengerjaan oprit untuk segmen Solo-Sragen ditargetkan selesai pada akhir Maret 2018. Sedangkan segmen Sragen-Ngawi rampung pada akhir April 2018.

(Baca: Sejumlah Jalan Tol di Jawa Segera Difungsikan)

Kendala merampungkan oprit pada overpass salah satunya lantaran pembebasan lahan. Dari 62 overpass yang dibangun di jalur Solo-Ngawi, tujuh titik masih terkendala pembebasan lahan.

"Setelah rampung dan diresmikan, sekitar Mei 2018 bisa mulai beroperasi penuh," bebernya.

Adapun jalan tol Solo-Ngawi dibangun sepanjang 90 kilometer. Terdapat lima pintu gerbang tol yakni di Ngasem (Kartasura), Klodran (Solo), Kebakkramat (Karanganyar), Pungkruk (Sragen), serta Ngawi.

Pada awal pengoperasian nanti disiapkan empat rest area dari rencana keseluruhan delapan rest area yang akan dibangun. Rencananya, sejak pertama dioperasikan, pembayaran tol Solo-Ngawi dilakukan secara nontunai.


(SUR)