Operasi Pasar Sistem Subsidi bakal Digelar di Solo

Pythag Kurniati    •    Minggu, 28 Jan 2018 16:17 WIB
operasi pasar
Operasi Pasar Sistem Subsidi bakal Digelar di Solo
Ilustrasi -- Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Tim Pangendali Inflasi Daerah (TPID) Solo bersiap menggelar operasi pasar pada Senin, 29 Januari 2018. Operasi pasar nantinya menggunakan sistem subsidi bagi beberapa komoditas.

"Ini (operasi pasar menggunakan sistem subsidi) baru kali pertama diterapkan di Solo," kata Asisten Pengembangan Ekonomi Setda Kota Surakarta Triyana di Solo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Januari 2018.

Triyana menjelaskan, penyelenggara operasi pasar akan memberikan subsidi bagi beberapa pedagang cabai dan daging di Pasar Legi, Nusukan, dan Pasar Gede. Subsidi yang diberikan sebesar Rp3.000 per kilogram.

"Jadi, harga (daging dan cabai) saat operasi asar diturunkan Rp3.000 oleh pedagang yang kita subsidi," terang dia.

Hanya saja, tidak semua pedagang digandeng untuk operasi pasar dengan sistem subsidi ini. Pedagang di tiga pasar yang melayani operasi pasar sistem subsidi akan diberikan tanda berupa tulisan.

Kuota subsidi cabai dan daging ayam dalam kurun waktu satu hari penyelenggaraan operasi pasar masing-masing 150 kilogram untuk tiap komoditas. "Karena digelar di tiga titik, jadi per titik disiapkan 50 kilogram per hari. Berlangsung selama dua hari," urai Triyana.

Penyelenggaraan operasi pasar bakal diawasi Dinas Pertanian serta Dinas Perdagangan Kota Surakarta. Petugas bakal memastikan tidak ada masyarakat yang melakukan aksi borong.

Selain memberikan subsidi pada cabai dan daging ayam, operasi pasar juga menyediakan sejumlah bahan lainnya. Seperti beras jenis medium dan premium yang dijual Rp9.350 per kilogram, 2 ton minyak goreng, dan 2.400 liter minyak goreng. Ada juga 600 kilogram tepung terigu serta 600 tabung elpiji 3 kilogram.


(NIN)