NEWSTICKER

Tag Result: brigadir j

Pakar: Tuduhan Ferdy Sambo Tentang Pelecehan Seksual Sangat Lemah

Pakar: Tuduhan Ferdy Sambo Tentang Pelecehan Seksual Sangat Lemah

Breaking News • 2 hours ago brigadir j

Ferdy Sambo tetap konsisten mengatakan bahwa adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi. Jamin Ginting selaku Pakar Hukum mengatakan, tuduhan pelecehan seksual tersebut lemah lantaran tidak ada satupun saksi bahkan terdakwa yang mengetahuinya.

"Di antara mereka (terdakwa lain dan saksi) tidak ada yang mengatakan melihat adanya suatu pelecehan atau pemerkosaan seperti yang dituduhkan oleh Ferdy Sambo, sehingga sangat lemah tuduhan pemerkosaan tersebut," ujar Jamin Ginting dalam wawancara daring di program Breaking News Metro TV, Rabu (7/12/2022).

Satu-satunya saksi yang mengatakan adanya pelecehan terhadap Putri Candrawathi adalah mantan Karo Provos Propam Polri Benny Ali. Namun, Jamin Ginting mengatakan Benny Ali hanya saksi de auditu sehingga kesaksiannya di pengadilan tidak cukup kuat. 

Sebelumnya, Putri Candrawathi pun beberapa kali mengatakan bahwa dirinya tidak pernah merasa dilecehkan oleh Brigadir J. 

Kesaksian Ferdy Sambo Dinilai Sudah Direncanakan

Kesaksian Ferdy Sambo Dinilai Sudah Direncanakan

Breaking News • 2 hours ago brigadir j

Ferdy sambo menjadi saksi untuk Ricky Rizal, Kuat Maruf dan Richard Eliezer di PN Jaksel, Rabu (7/12/2022). Pakar hukum Pidana Jamin Ginting mengatakan keterangan yang diberikan Ferdy Sambo dalam persidangan sudah direncanakan sebelumnya.

"Ferdy Sambo memberikan keterangan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa seakan-akan kalimat tersebut sudah disusun dan terlihat rapi," ujar Jamin Ginting.

Sejauh ini, keterangan yang diberikan Ferdy Sambo masih sejalan dengan kesaksian sebelumnya. Namun, Jamin Ginting mengatakan, pernyataan yang diberikan tersebut untuk membuktikan bahwa peristiwa yang terjadi bukanlah penembakan berencana.

Sebelumnya, Ferdy Sambo telah memberi kesaksian untuk tiga terwakwa. Dirinya mulai membernarkan fakta-fakta peristiwa penembakan terhadap Brigadir J.

Terjebak Skenario Ferdy Sambo, Ari Cahya: Saya Kecewa

Terjebak Skenario Ferdy Sambo, Ari Cahya: Saya Kecewa

Selamat Pagi Indonesia • 7 hours ago brigadir j

Skenario Ferdy Sambo untuk menutupi kasus pembunuhan yang ia lakukan telah menyeret beberapa anggota Polri yang mengakibatkan penurunan pangkat hingga pemecatan salah satunya mantan Kanit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Ari Cahya. Ia mengaku kecewa usai terjebak skenario Ferdy Sambo. 

Ari Cahya mengatakan dirinya kecewa oleh Jenderal yang selama ini ia pandang baik dan kerap memberikan arahan yang benar kepada seluruh jajarannya. Ari menyayangkan Ferdy Sambo tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan hanya menjalankan perintah Jenderal.

"Saya kecewa, kami tidak ada niat untuk menghalangi atau merusak. Namun apa daya, yang memerintah Kadiv Propam," ujar Ari Cahya dalam persidangan di PN Jaksel, Selasa (6/12/2022).

Selain Ari Cahya, terdapat anggota Polri yang ikut terseret dalam skenario Ferdy Sambo di antaranya Kombes Susanto Haris dan Irwan Widyanto. Mereka mengaku sedih akibat karirnya berada diujung tanduk.

 Perbedaan Ekspresi Hakim ke Ricky-Eliezer, Pakar: Itu Bentuk Fleksibility

Perbedaan Ekspresi Hakim ke Ricky-Eliezer, Pakar: Itu Bentuk Fleksibility

Primetime News • 20 hours ago brigadir j

Ekspresi dan gestur yang ditunjukan hakim saat mengadili Ricky dan Kuat Ma'ruf berbeda dengan yang ditunjukan saat mengadili Eliezer. Hakim seolah-olah terlihat jengkel dan marah saat memeriksa Ricky dan Kuat, sementara saat hakim memeriksa Eliezer hakim terlihat lebih netral dan percaya.

Pakar Gestur dan Mikro Ekspresi Monica Kumalasari mengatakan, dalam kondisi ini, ketika hakim bertanya kepada Ricky, cara yang dilakukan dengan membuatnya merasa bersalah. Sementara, Kuat Ma'ruf karena banyak statement hakim yang dipotong bahkan menantang, hakim mengikuti tempo dan suara Kuat yang meninggi.

"Leadernya disini adalah Kuat Ma'ruf, sehingga mau tidak mau hakim harus mengikuti dan menyeimbangkan. Artinya hakim memiliki keluwesan dan fleksibillity dalam menghadapi mereka hingga menjadi sangat emosi karena banyak hal yang berlainan" ujar Monica dalam Primetime News Metro TV, Selasa (6/12/2022).

Hendra Sebut Sambo Bohongi Kapolri soal Kronologi Pembunuhan Brigadir J

Hendra Sebut Sambo Bohongi Kapolri soal Kronologi Pembunuhan Brigadir J

Primetime News • 21 hours ago brigadir j

Hendra Kurniawan saat bersaksi untuk terdakwa Ferdy Sambo, menegaskan bahwa Sambo telah mengelabui kapolri saat menceritakan kronologi peristiwa penembakan di Duren Tiga. Menurut Hendra, kapolri saat itu bertanya kepada Sambo apakah dirinya ikut menembak Brigadir J. Namun Sambo menjawab tidak menembak.

"Saya (Sambo) sudah menghadap kapolri, pertanyaan kapolri cuman satu 'kamu (Sambo) nembak ga Bo?' dijawab 'saya (Sambo) tidak nembak Jenderal kalo saya (Sambo) nembak pecah pasti kaliber saya (Sambo) senjatanya besar," ujar Hendra saat memberika kesaksiannya di sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J, Selasa (6/12/2022).

Sidang dengan Agenda Pemeriksaan Saksi Mahkota Ditunda Sepekan

Sidang dengan Agenda Pemeriksaan Saksi Mahkota Ditunda Sepekan

Headline News • 21 hours ago brigadir j

Sidang pemeriksaan saksi kasus pembunuhan Brigadir Yosua atas terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Selasa (6/12/2022) selesai digelar. Sidang akan dilanjutkan kembali pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi mahkota.

Sidang selesai sekitar pukul 17.40 WIB dengan agenda pemeriksaan saksi. Jaksa penuntut umum menghadirkan 11 orang saksi, diantaranya adalah enam orang obstruction of justice dan lima anggota Polri. 

Ferdy Sambo menanggapi pernyataan dari Benny Ali tentang pertemuan di 8 Juli 2022 soal meminta keterangan dari Putri Candrawathi tentang pelecehan seksual dan diluruskan oleh Ferdy Sambo bahwa pertemuan tersebut terjadi pada 10 Juli 2022.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sempat meminta maaf kembali kepada para anggota Polri yang terlibat pada skenario tembak menembak yang dirancang oleh Ferdy Sambo mengenai pembunuhan Brigadir Yosua.

Rencana pemeriksaan Putri Candrawathi sebagai saksi di sidang Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf rencananya diselenggarakan, Rabu (7/12/2022) secara tertutup karena memuat materi kekerasan seksual. Namun, pihak Majelis Hakim tidak mengabulkan hal tersebut karena beranggapan Putri Candrawathi sebagai terdakwa pada pasal pembunuhan berencana.

6 Terdakwa Kasus OOJ Jadi Saksi di Sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

6 Terdakwa Kasus OOJ Jadi Saksi di Sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Primetime News • 22 hours ago brigadir j

Enam terdakwa kasus obstruction of justice menjadi saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candarwathi di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). Total ada 12 saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam sidang hari ini.

Enam terdakwa yang menjadi saksi, yakni mantan Karopaminal Divpropam Polri Hendra Kurniawan, mantan Wakaden B Biro Paminal Propam Arif Rahman Arifin, mantan Kaden A Ropaminal Agus Nurpatria, mantan Korspri Kadiv Propam Chuck Putranto, mantan Kaden A Biropaminal Baiquni Wibowo, serta mantan Kasubdit 1 Dittipidum Bareskrim Polri Irfan Widyanto.

Sementara enam saksi lainnya, yakni mantan Karo Provost Propam Polri Benny Ali, mantan Kabaggakum Provost Susanto Haris, mantan Kanit 1 Subnit 3 Dittipidum Bareskrim Ari Cahya Nugraha, petugas forensik Panji Zulfikar, Korlogistik Yanma Mabes Polri Linggom Pasarian, serta sopir mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Audi Pratomo.

Dalam persidangan, saksi Agus Nurpatria mengaku kecewa lantaran dibohongi oleh skenario terdakwa Ferdy Sambo.

"Saya merasa apa yang disampaikan pak FS secara umum masih hal yang wajar saja Yang Mulia, saya juga merasa dibohongi setelah semuanya terungkap," ujar Agus Nurpatria dalam kesaksiannya di sidang kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J, Selasa (6/12/2022).

Hakim Curiga Kesaksian Kuat Ma'ruf Bohong

Hakim Curiga Kesaksian Kuat Ma'ruf Bohong

Headline News • 2 days ago brigadir J

Setelah Ricky Rizal dicecar atas keterangannya yang dinilai berbohong, kini giliran Kuat Ma'ruf yang dicecar Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso. Menurut hakim, Kuat Ma'ruf sama-sama berbohong karena mengaku tidak melihat dan mendengar Ferdy Sambo membunuh Brigadir J. 

"Saya tidak melihat bapak (Ferdy Sambo) menembak Yosua," kata Kuat Ma'ruf saat bersaksi di PN Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Kuat mengaku hanya melihat kaki Brigadir J saat sudah tergeletak di lantai. Kuat menyebut tidak melihat Sambo menembak Brigadir J karena posisinya yang tertutup tangga. 

Sebelumnya, terdakwa Kuat Ma'ruf menjadi saksi pada sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ricky Rizal dan Richard Eliezer di PN Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022). 

Eliezer Tuding Ricky Rizal Bohong sebut Tak Lihat Sambo Tembak Brigadir J

Eliezer Tuding Ricky Rizal Bohong sebut Tak Lihat Sambo Tembak Brigadir J

Primetime News • 2 days ago Brigadir J

Terdakwa Richard Eliezer menuding Ricky Rizal tidak menyampaikan keterangan yang benar di dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022). Dalam keterangannya Ricky Rizal mengaku tidak melihat Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

"Tentang Duren Tiga, Bang Ricky tadi menjelaskan bahwa ia tidak mendengar suara tembakan," ucap Richard Eliezer kepada Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Ricky Rizal dihadirkan di sidang sebagai saksi untuk terdakwa Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf. Ricky mengaku hanya melihat Eliezer yang menembak beberapa kali ke arah Brigadir J. Hakim kemudian bertanya apa yang dilakukan Ferdy Sambo pada saat itu. Namun, Ricky berdalih tidak melihat.

Eliezer Ngaku Diminta Putri Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Milik Brigadir J

Eliezer Ngaku Diminta Putri Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Milik Brigadir J

Primetime News • 6 days ago brigadir J

Kesaksian Ricard Eliezer dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri pada Rabu (30/11/2022), Eliezer mengatakan bahwa Putri memerintahkan barang Brigadir J dibungkus rapi dan dibersihkan dari sidik jari Ferdy Sambo.  

Dakwaan Putri Candrawathi terlibat dalam pembunuhan berencana semakin terang, fakta baru tentang peran Putri terlibat dalam pembunuhan berencana kepada Brigadir J adalah dengan membersihkan semua barang pribadi milik Brigadir J dari sidik jari Ferdy Sambo. 

Temuan Forensik Kasus Ferdy Sambo: DVR CCTV Dimatikan Paksa 300 Kali

Temuan Forensik Kasus Ferdy Sambo: DVR CCTV Dimatikan Paksa 300 Kali

Metro Hari Ini • 6 days ago brigadir J

Ahli forensik Hery Priyanto yang hadir sebagai saksi di sidang kasus obstruction of justice mengatakan, pihaknya menemukan 300 kali upaya paksa untuk mematikan DVR CCTV. Ia menyebut, pihaknya mendalami tiga barang bukti usai tewasnya Brigadir J, antara lain satu unit DVR CCTV, hardisk dan software.

Hery juga menjelaskan, untuk upaya paksa mematikan DVR ini akan sangat berpengaruh pada hardisk karena media yang telah terekam oleh CCTV tidak akan tersimpan secara utuh. Ia menyebut, terdapat kejanggalan lain, yaitu ketidakcocokan antara hardisk dan DVR CCTV. 

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan keterangan ahli sebagai saksi untuk persidangan kasus obstruction of justice yang menjerat Hendra Kurniawan dan Agus Nur Partria di PN Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2022). Saksi ahli bidang forensik diharapkan bisa menjelaskan soal barang bukti DVR CCTV yang diduga dirusak oleh para terdakwa.

Saksi Agus Sebut Biro Paminal Tidak Berwenang untuk Merusak Barang Bukti

Saksi Agus Sebut Biro Paminal Tidak Berwenang untuk Merusak Barang Bukti

Headline News • 6 days ago brigadir J

Saksi yang sedang diperiksa saat ini pada sidang lanjutan kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J adalah Agus Saripul Hidayat. Agus menyatakan, bahwa Biro Paminal hanya berwenang untuk melakukan penyelidikan dan tidak berwenang untuk melakukan penyidikan.

Saksi Agus juga ditanyakan apakah dirinya mengetahui kronologi kejadian yang terjadi di Duren Tiga pada 8 Juli lalu. Agus menambahkan, dirinya baru mengetahui insiden tewasnya Brigadir J tiga hari setelahnya. 

Agus merupakan anggota Biro Paminal dari Divisi Propam Polriyang mangkir sebanyak tiga kali usai dipanggil menjadi saksi oleh pihak pengadilan. Oleh karena itu, keterangannya begitu diinginkan untuk diperoleh pihak pengadilan hingga akhirnya dilakukan pemanggilan paksa.

Keterangan Radite dengan Irfan Berbeda, Pakar: Biarkan Majelis Hakim yang Menilai

Keterangan Radite dengan Irfan Berbeda, Pakar: Biarkan Majelis Hakim yang Menilai

Breaking News • 6 days ago brigadir J

Keterangan dari saksi Radite Hernawa mengungkapkan bahwa Agus Nurpatria cs tidak sama sekali mengganti DVR CCTV di Komplek Duren Tiga, Jakarta Selatan saat Brigadir J tewas. Sedangkan berdasarkan keterangan terdakwa lain Irfan Widyanto mengaku di persidangan sebelumnya bahwa memang mengganti DVR CCTV.

Menurut Pakar Hukum Pidana Asep Iriawan, perbedaan keterangan yang muncul dalam persidangan itu biarkan majelis hakim yang menilai, mana keterangan yang saling berhubungan.

"Nanti hakim yang menilai, mana keterangan yang saling berhubungan satu sama lain dan itu di atur Pasal 185 Ayat 6 dan penjelasan KUHP. jadi didengar saja keterangannya, tetapi catatannya ketika menanyakan keterangan saksi tidak perlu bertele-tele," ujar Asep Iriawan.

Namun, menurut Pengacara Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria keterangan dari saksi Radite ini justru bisa dapat meringankan kliennya. Menanggapi pernyataan tersebut Pakar Hukum Pidana Asep Iriawan menjelaskan pada KUHP tidak ada istilah meringankan.

"Dalam KUHP tidak ada istilah meringankan, yang ada menguntungkan. Saat ini dalam praktiknya orang sering menafsirkan seperti ada kesempatan," Sambungnya.

Kesaksian Richard Eliezer di Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J

Kesaksian Richard Eliezer di Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J

Breaking News • 6 days ago brigadir J

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rabu (30/11/2022). Ketiga terdakwa yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi satu sama lain. 

Namun, pada persidangan kemarin, hanya Richard Eliezer saja yang memberikan kesaksian. Sementara kesaksian untuk Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal akan dijadwalkan Senin (5/12/2022) mendatang. 

Pada keterangan Eliezer di persidangan, ia mengaku tidak mengenal Kuat Ma'ruf secara dekat, Ricky Rizal pernah memiliki ide menabrakkan mobil untuk membunuh Brigadir J hingga fakta Ferdy Sambo tertawa saat menceritakan salah pakai senjata untuk membunuh Brigadir J.

Richard Eliezer Akui Sempat Bohongi Kapolri soal Kronologi Tewasnya Brigadir J

Richard Eliezer Akui Sempat Bohongi Kapolri soal Kronologi Tewasnya Brigadir J

Breaking News • 6 days ago brigadir J

Terdakwa Richard Eliezer mengaku sempat membohongi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat kali pertama bertemu dengan Ferdy Sambo. Eliezer membohongi Kapolri soal kronologi penembakan terhadap Brigadir J.

Ferdy Sambo menyampaikan kepala Eliezer agar mengikuti skenario yang sudah disusun soal kematian Brigadir J. Saat Eliezer menghadap Kapolri, ia pun menceritakan kematian Brigadir J berdasarkan skenario Sambo, di antaranya adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Chandrawati hingga peristiwa tembak menembak.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rabu (30/11/2022). Ketiga terdakwa yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi satu sama lain. 

Pengacara Hendra-Agus: Kesaksian Radite Berbeda dengan BAP Memberatkan Klien Kami

Pengacara Hendra-Agus: Kesaksian Radite Berbeda dengan BAP Memberatkan Klien Kami

Breaking News • 6 days ago brigadir J

Kuasa Hukum Hendra-Agus mengatakan, kesaksian dari Radite yang berbeda dalam dua berita acara pemeriksaan (BAP) akan memberatkan kliennya. Ia menyebut, keterangan dari saksi Radite hanya berdasarkan keterangan yang diberikan oleh penyidik sebanyak 10 halaman tanpa disertai bukti-bukti.

"Kita dari kemarin sebagai penasihat hukum sangat ingin memanggil adanya saksi Raditya karena kalo kesaksian Raditya hanya dibacakan saja sudah tentu akan merugikan klien kami," kata Kuasa Hukum Hendra-Agus, Sangun Ragahdo.

Pengadilan Negari Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus  obstruction of justice terhadap kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Enam orang terdakwa dihadirkan dalam persidangan, Kamis (1/12/2022).

Enam terdakwa yang hadir yaitu Hendra Kurniawan, Agus Nur Patria, Arif Rahman Arifin, Baiquni Wibowo, Chuck Putranto dan Irfan Widyanto.

Pakar: Keterangan Eliezer Sambil Menangis Bisa Dinilai Sebagai Pernyataan Jujur

Pakar: Keterangan Eliezer Sambil Menangis Bisa Dinilai Sebagai Pernyataan Jujur

Breaking News • 7 days ago Brigadir J

Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan mengatakan, sebagai justice collaborator, keterangan Eliezer dengan runtut sambil menangis bisa dinilai hakim sebagai pernyataan jujur. 

"Sebagai justice collaborator, keterangan Richard Eliezer yang menjelaskan kejadian penembakan terhap Brigadir J dengan runtut dan menangis merupakan pernyataan yang jujur," kata Asep Iriawan saat diwawancarai di Breaking News Metro TV, Rabu (30/11/2022).

"Saya menilai Eliezer menembak Brigadir J memang karena perintah atasan karena Eliezer mengaku tidak ingat berapa kali dan ke arah mana dia menembak," sambungnya. 

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rabu (30/11/2022). Ketiga terdakwa yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi satu sama lain. 

Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi terdakwa Richard Eliezer. Sementara Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi Ricky Rizal. Terakhir, Ricky Rizal dan Richard Eliezer akan menjadi saksi bagi Kuat Ma'ruf. 

Tanggapi Kesaksian Eliezer soal Senpi Brigadir J, Pengacara Ricky Rizal: Nanti Kami Tanyakan

Tanggapi Kesaksian Eliezer soal Senpi Brigadir J, Pengacara Ricky Rizal: Nanti Kami Tanyakan

Breaking News • 7 days ago Brigadir J

Kuasa Hukum Ricky Rizal, Erman Umar, menyebut, akan mempertanyakan kepada Ricky soal pernyataan Eliezer yang menyebut kliennya itu mengambil dan menyimpan senpi milik Brigadir J.

"Nanti akan kami tanyakan kepada Ricky soal pernyataan Eliezer yang menyebut Ricky mengambil dan menyimpan senpi Yosua," kata Erman Umar, Rabu (30/11/2022). 

Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J, 3 Terdakwa Saling Beri Kesaksian (3)

Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J, 3 Terdakwa Saling Beri Kesaksian (3)

Breaking News • 7 days ago Brigadir J

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rabu (30/11/2022). Ketiga terdakwa yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi satu sama lain. 

Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi terdakwa Richard Eliezer. Sementara Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi Ricky Rizal. Terakhir, Ricky Rizal dan Richard Eliezer akan menjadi saksi bagi Kuat Ma'ruf. 

Sidang masih akan digelar di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan dengan majelis hakim yang dipimpin oleh Wahyu Imam Santosa, Morgan Simanjuntak dan Alimin Ribut Sujono. 

Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J, 3 Terdakwa Saling Beri Kesaksian (2)

Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J, 3 Terdakwa Saling Beri Kesaksian (2)

Breaking News • 7 days ago Brigadir J

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rabu (30/11/2022). Ketiga terdakwa yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi satu sama lain. 

Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi terdakwa Richard Eliezer. Sementara Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi Ricky Rizal. Terakhir, Ricky Rizal dan Richard Eliezer akan menjadi saksi bagi Kuat Ma'ruf. 

Sidang masih akan digelar di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan dengan majelis hakim yang dipimpin oleh Wahyu Imam Santosa, Morgan Simanjuntak dan Alimin Ribut Sujono. 

Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J, 3 Terdakwa Saling Beri Kesaksian (1)

Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J, 3 Terdakwa Saling Beri Kesaksian (1)

Breaking News • 7 days ago Brigadir J

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Rabu (30/11/2022). Ketiga terdakwa yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi satu sama lain. 

Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi terdakwa Richard Eliezer. Sementara Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf akan menjadi saksi bagi Ricky Rizal. Terakhir, Ricky Rizal dan Richard Eliezer akan menjadi saksi bagi Kuat Ma'ruf. 

Sidang masih akan digelar di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan dengan majelis hakim yang dipimpin oleh Wahyu Imam Santosa, Morgan Simanjuntak dan Alimin Ribut Sujono. 

Pengacara Bharada E: Keterangan Para Saksi Semakin Membuka Kebohongan Sambo

Pengacara Bharada E: Keterangan Para Saksi Semakin Membuka Kebohongan Sambo

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Sidang kasus pembunuhan Brigadir J semakin menyajikan kebohongan Ferdy Sambo untuk menutupi pembunuhan terhadap Brigadir J dengan skenarionya. Dalam persidangan, para saksi mengaku ada kejanggalan terhadap TKP maupun hasil autopsi.

Pengacara Richard Eliezer, Ronny Talapessy menyebut keterangan saksi secara signifikan bisa membuka tabir pembunuhan Brigadir J yang sebenarnya. Ia juga menyebut Ferdy Sambo telah menyusun skenarionya dari rumahnya di Jalan Saguling, Jakarta Selatan. 

Sebelumnya, Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). Sebanyak sembilan orang saksi dari kepolisian telah hadir di ruang sidang. 

Susanto Haris Tak Hadir di Sidang Sambo Karena Sakit, Pakar: Sangat Disayangkan!

Susanto Haris Tak Hadir di Sidang Sambo Karena Sakit, Pakar: Sangat Disayangkan!

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Pakar Hukum Pidana, Iwan Iriawan, menyayangkan ketidak hadiran Mantan Kabag Gakkum Provos Divpropam, Susanto Haris, dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Ia menyebut, Susanto Haris dinilai bisa jadi saksi kunci kasus tersebut.

Iwan Iriawan mengatakan, saksi dari Polres jakarta Selatan dan Propam seharusnya bisa menindak lanjuti temuan kejanggalan dalam kematian Brigadir J.

"Sangat disayangkan Haris Susanto tidak hadir karena beliau merupakan saksi kunci dalam kejadian pembunuhan tersebut," kata Iwan Iriawan. 

Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). Sebanyak sembilan dari 10 orang saksi dari kepolisian telah menjalani pemeriksaan di ruang sidang.  

Bantah Kesaksian Adzan Romer, Rekaman CCTV Perlihatkan Sambo Tak Pakai Sarung Tangan

Bantah Kesaksian Adzan Romer, Rekaman CCTV Perlihatkan Sambo Tak Pakai Sarung Tangan

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Dari persidangan sebelumnya, Adzan Romer memberikan kesaksian bahwa dirinya melihat Ferdy Sambo mengenakan sarung tangan. Hal ini dibantah oleh Kuasa Hukum Ferdy Sambo Arman Hanis mengungkapkan, pernyataan dari keterangan saksi Adzan Romer tidak benar.

Menurut Arman, dari hasil rekaman CCTV di pos satpam Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan.

Sebelumnya, dalam dakwaan JPU, Adzan Romer disebut melihat Ferdy Sambo menggunakan sarung tangan berwarna hitam saat turun dari mobil menuju rumah dinas di Kompleks Duren Tiga. Ferdy Sambo tiba pukul 17.10 WIB di rumah dinas Jalan Duren Tiga dan bergegas turun. Ketika itu, senjata api yang dibawa Ferdy Sambo terjatuh di dekatnya.

Senjata api itu adalah milik korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, HS Nomor seri H233001. Lalu, melihat Ferdy Sambo menjatuhkan senjata api, saksi Adzan Romer hendak mengambil tetapi dicegah oleh Ferdy Sambo.

Ridwan Soplanit Diminta Ferdy Sambo Agar Kasus Brigadir J Tak Dibuat Ramai

Ridwan Soplanit Diminta Ferdy Sambo Agar Kasus Brigadir J Tak Dibuat Ramai

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit, mengungkapkan kalimat tekanan yang disampaikan Ferdy Sambo kepadanya. Dalam keterangannya, terdakwa Ferdy Sambo meminta Ridwan tidak meramaikan peristiwa kematian Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Setelah sudah masuk di area TKP, Pak Sambo menyampaikan mendapat info tembak-menembak, dia sambil berjalan di atas itu Richard, yang lagi tengkurap itu Yosua, kejadian itu karena Yosua melakukan pelecehan. Kemudian saat itu saya motong pembicaraan, izin, Jenderal, saya harus melaporkan pimpinan saya," kata Ridwan ketika bersaksi di PN Jaksel, Selasa (29/11/2022). 

Hakim kemudian menyampaikan pertanyaan mengenai adanya tekanan dari Sambo kepada Ridwan dalam pengusutan kasus tersebut yang dibenarkan oleh Ridwan. Ridwan menyebut, Ferdy Sambo menginstruksikan untuk tidak membuat ramai kasus tersebut.

“Pada saat saya melaporkan pimpinan saya dan olah TKP, Pak Sambo sempat menyampaikan silakan kamu laporan tapi jangan dibuat ramai, penekanannya seperti itu,” jelas Ridwan.

Rifraizal Samual Sebut Ferdy Sambo Larang Pasang Garis Polisi di Luar Rumahnya

Rifraizal Samual Sebut Ferdy Sambo Larang Pasang Garis Polisi di Luar Rumahnya

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Saksi Rifraizal Samual menyebut, saat olah TKP pihaknya mengamankan barang bukti berupa 10 selongsong peluru dan tiga proyektil peluru. Saksi juga menyebut saat olah TKP, Kasat Reskrim melarang pemasangan garis polisi di luar rumah Komplek Polri Duren Tiga atas perintah terdakwa Ferdy Sambo.

"Saat melaksanakan olah TKP seperti biasa tim identifikasi kami melaksanakan pemotretan bagian-bagian rumah kemudian kita melihat banyak serpihan atau pecahan-pecahan yang ada di dalam rumah," urai Saksi atau Kasubnit 1 Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Rifraizal Samual, Selasa (29/11/2022). 

Pakar: Keterangan Saksi Membuktikan Adanya Tekanan Perintah Sambo

Pakar: Keterangan Saksi Membuktikan Adanya Tekanan Perintah Sambo

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan mengatakan, keterangan saksi di sidang lanjutan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati hari ini, Selasa (29/11/2022), lebih banyak membuktikan soal adanya tekanan yang diterima saksi.

"Kejanggalan yang baru saja didengarkan itu luka tersebut ditutup dengan masker, ternyata itu tembus peluru yang sebenernya ditembak dari belakang ke depan dan kenapa harus make masker padahal itu jenazah," ujar Pakar Hukum Pidana, Asep Iwan Iriawan.

Asep menyebut, para saksi tidak berani melawan karena tekanan ataupun perintah jabatan. Ia menambahkan, seharusnya sebagai penyidik yang bebas seharusnya kejanggalan-kejanggalan itu dinyatakan bahwa tembak-menembak.

Bripka Danu Beberkan Kejanggalan saat Olah TKP Pembunuhan Brigadir J

Bripka Danu Beberkan Kejanggalan saat Olah TKP Pembunuhan Brigadir J

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Anggota Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jaksel Danu Fajar mengatakan, pihaknya merasa diawasi dan tidak bebas dalam melakukan olah TKP usai terbunuhnya Brigadir J. Ia menyebut, menemukan 10 selongsong, tiga proyektil dan empat serpihan.

"Untuk pemeriksaan, saya temukan satu lubang di dada, luka robek di kelingking sebelah kiri dan jari manis sebelah kiri serta hidung dan bibir sebelah kiri," ujar Anggota Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jaksel, Danu Fajar.

Kejanggalan pertama saat Danu melakukan olah TKP, yakni jenazah menggunakan masker karena tidak mengetahui identitas korban dan mengira bahwa korban meninggal karena sakit.

Ridwan Soplanit Tanya ke Ferdy Sambo: Kenapa Kami Dikorbankan di Masalah Ini?

Ridwan Soplanit Tanya ke Ferdy Sambo: Kenapa Kami Dikorbankan di Masalah Ini?

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit yang menjadi saksi sidang terdakwa Sambo dan Putri meminta kesempatan kepada hakim untuk bisa bertanya kepada Ferdy Sambo. Ridwan bertanya kepada Ferdy Sambo mengapa dirinya dan sejumlah anggota kepolisian dikorbankan dalam kasus ini.

"Kenapa kami harus dikorbankan dalam masalah ini?," kata Ridwan Soplanit saat di dalam persidangan lanjutan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Sebelumnya, diketahui AKBP Ridwan Soplanit dijatuhkan sanksi oleh komisi kode etik Polri berupa hukuman demosi selama delapan tahun akibat kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Kejanggalan di TKP Rumah Sambo, Posisi Pistol di Kiri Padahal Brigadir J Tidak Kidal

Kejanggalan di TKP Rumah Sambo, Posisi Pistol di Kiri Padahal Brigadir J Tidak Kidal

Breaking News • 8 days ago brigadir j

Mantan Kanit 1 SatReskrim Polres Metro Jakarta Selatan Rifaizal Samual menjadi saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Usai olah TKP dan mengintrogasi Richard Eliezer, Rifaizal menemukan sejumlah kejanggalan dari peristiwa tembak menembak tersebut. Kejanggalan tersebut di antaranya, yakni posisi pistol yang berada di tangan kiri Brigadir J. Padahal, korban diketahui tidak kidal.

"Kami tanyakan ke Richard, dan Richard bilang almarhum tidak kidal," kata Rifaizal Samual.