NEWSTICKER

Tag Result:

Motif Paman Bunuh Keponakan di Deli Serdang Karena Dendam

Motif Paman Bunuh Keponakan di Deli Serdang Karena Dendam

Headline News • 4 days ago pembunuhan

Paman pelaku penikaman keponakan hingga tewas di Deli Serdang, Sumatera Utara, mengaku tega menghabisi nyawa siswa sekolah dasar itu karena motif dendam yang dipicu karena masalah keluarga. 

Namun belum diketahui secara detail, dendam apa yang membuat pelaku nekat melakukan pembunuhan karena saat diperiksa polisi, pelaku memberikan keterangan yang tidak jelas. Polisi pun akan membawa pelaku untuk memeriksa kondisi kejiwaannya terlebih dahulu.

Namun polisi mengatakan, pelaku sudah merencanakan aksinya dengan membeli pisau terlebih dahulu. Akibat perbuatannya pelaku akan dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Polres Bogor Tangkap 4 Tersangka Pembunuhan Bendahara KONI Kalbar

Polres Bogor Tangkap 4 Tersangka Pembunuhan Bendahara KONI Kalbar

Top News • 5 days ago pembunuhan

Polisi menangkap empat orang pelaku pembunuhan terhadap Bendahara KONI, Kabupaten Kayong, Kalimantan Barat yang mayatnya ditemukan di dalam karung di wilayah Bogor. Otak dari pembunuhan diketahui merupakan Anggota TNI. 

Kurang dari sepekan, misteri penemuan mayat dalam karung di area komplek wisata Puncak Dua, Sukamakmur, Bogor akhirnya terungkap. Korban teridentifikasi merupakan AN Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Jajaran Reskrim Polres Bogor akhirnya berhasil mengamankan empat orang tersangka termasuk otak dari pembunuhan berinisial AK seorang oknum Anggota TNI yang tidak lain adalah rekan korban. Selain AK, polisi juga mengamankan tiga orang eksekutor dengan inisial AA, D, dan RH yang ketiganya diketahui merupakan karyawan swasta.

Sementara itu terkait motif, pihak Kepolisian mengatakan bahwa pembunuhan ini didasari oleh masalah utang piutang sebesar Rp300 juta. Atas perbuataannya, keempat tersangka terancam pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati. Selain itu otak pembunuhan AK saat ini juga ditangani oleh POM TNI AU, Lanud Atang Sanjaya.

Berstatus Saksi, Pria yang Ditangkap Soal Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Dilepas

Berstatus Saksi, Pria yang Ditangkap Soal Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Dilepas

Top News • 5 days ago pembunuhan

Pria terduga pembunuh ibu dan anak di Subang dilepaskan oleh pihak Polda Jawa Barat usai pemeriksaan. Hampir satu tahun belum ada tersangka dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut.

Polisi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan penyidik terhadap pria berinisial S tidak ditemukan bukti yang cukup kuat untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka. S masih berstatus sebagai saksi dan terus dipantau untuk pendalaman lebih lanjut.

Sebelumnya S ditangkap petugas gabungan Polda Jabar dan Polres Subang di Pelabuhan Muara Angke karena diduga ada di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Subang. Korban belum mendapatkan pemberitahuan resmi siapa S yang ditangkap oleh Polisi. Penyidik sejauh ini sudah memeriksa sebanyak 121 orang saksi dan mengumpulkan 216 barang bukti.

"Penyidik belum menemukan adanya kesimpulan terkait dengan pemeriksaannya. Sehingga yang bersangkutan masih dijadikan saksi dan karena pemeriksaan memang harus 1x24 jam harus ada penentuan sehingga yang bersangkutan masih dilepaskan.", Ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo

Diduga Cemburu, Pria di Bangkalan Bunuh Istri Siri

Diduga Cemburu, Pria di Bangkalan Bunuh Istri Siri

Top News • 5 days ago pembunuhan

Seorang pria tega membunuh istri sirinya di Kabupaten Bangkalan, Madura karena merasa sakit hati istrinya diduga berselingkuh. Untuk menyembunyikan bukti kejahatannya, tersangka mengubur korban di semak belukar.

Seorang petani menemukan jasad istri pelaku yang sudah berupa tulang belulang di Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Petani menemukan jasad tersebut saat tengah bekerja di sekitar lokasi. Polisi yang menerima laporan warga langsung mengevakuasi jasad korban dan segera menyelidiki identitas dan keluarga terdekat korban.

Hasilnya ditemukan keterlibatan seorang pria berinisial MS yang merupakan suami siri korban yang mengaku telah membunuh korban tiga bulan lalu dan tersangka sebelumnya pernah ditangkap terkait kasus pencurian. Menurut pengakuan tersangka motif pembunuhan adalah sakit hati karena korban diduga hamil karena hasil berhubungan dengan pria lain.

"Karena diketahui dicari tahu ada warga yang hilang dan akhirnya orang terdekat ditemui ketemulah MS sebagai pelaku. Setelah itu digali dan didalami ternyata motifnya adalah asmara. Korban dibunuh karena sudah selingkuh, menurut pengakuan dia ini istri sirinya walaupun orang tuanya tidak mengetahui bahwa mereka saling berdekatan.", Ujar AKBP Wiwit Ari Wibisono 

Pelaku Pembunuhan Anak SD di Deli Serdang Mengidap Skizofrenia

Pelaku Pembunuhan Anak SD di Deli Serdang Mengidap Skizofrenia

Metro Siang • 5 days ago Pembunuhan

Pelaku pembunuhan keponakannya sendiri di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa hari lalu ternyata pernah mengalami masalah kejiwaan kronis dan sempat dirawat di rumah sakit jiwa selama 14 hari. Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata.

Menurut Yudha, pelaku yang bernama Rahmat didiagonis skizofrenia oleh Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa pada Maret 2021. Yudha menambahkan pelaku tidak bisa mengalami tekanan tertentu sehingga bisa membuat penyakitnya kambuh seketika. Polisi terus mencari keberadaan Rahmat yang diketahui terus berpindah-pindah untuk menghindari petugas. Kepolisian Sunggal dibantu dengan Polrestabes Medan dan Polda Sumut membentuk tiga tim dan menyebar ke sejumlah lokasi untuk mencari pelaku.

Sebelumnya, korban SRB yang masih duduk di sekolah dasar tewas ditikam oleh pamannya Rahmat saat proses belajar mengajar berlangsung. Menurut saksi mata, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kelas korban dan langsung melakukan penusukan kepada korban.

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Kepulauan Sula

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Kepulauan Sula

Metro Siang • 5 days ago Pembunuhan

Aparat Polres Kabupaten Kepulauan Sula berhasil membekuk pelaku pembunuhan satu keluarga karena motif dendam di Desa Rawa Mangoli, Mangoli Utara, Kepulauan Sula, Maluku Utara. Pelaku berinisial GO berhasil dibekuk aparat kepolisian di Desa Loko, Mangoli Barat, Kepulauan Sula setelah keluar mencari makan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Michael Irwan Tamsil mengungkapkan, motif pembunuhan tersangka terhadap istri, mertua dan adik iparnya karena latar belakang dendam. Tersangka sakit hati kepada mertuanya karena tidak mengijinkan istri dan anaknya tinggal satu rumah dengannya serta tidak merestui hubungan dengan istrinya.

Tersangka kini telah ditangkap oleh anggota Sat Reskrim di Polres Kepulauan Sula dan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Kepulauan Sula.

Setahun Berlalu, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Setahun Berlalu, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Metro Siang • 5 days ago Pembunuhan

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat yang terjadi pada Agustus 2021 lalu masih menjadi misteri. Setahun berlalu, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka. Sementara, TKP pembunuhan ibu dan anak mulai ditumbuhi ilalang dan masih diberikan garis polisi.

Dari hasil penyelidikan, satu orang pria yang berasal dari Jakarta Utara ditangkap Polda Metro Jaya. Pria tersebut diduga berada di tempat kejadian saat pembunuhan berlangsung pada Rabu (18/8/2021) lalu. 

Anak sekaligus kakak korban, Yoris belum mengetahui secara pasti perihal seorang laki-laki yang diamankan kepolisian dan baru mengetahui orang tersebut dari media dan belum ada pemberitahuan resmi dari pihak kepolisian. Ia berharap agar pihak kepolisan bisa segera mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada adiknya itu. 

Berkas Tahap 1 Kasus Pembunuhan Siswa SMP di Magelang Siap Dilimpahkan ke Kejari

Berkas Tahap 1 Kasus Pembunuhan Siswa SMP di Magelang Siap Dilimpahkan ke Kejari

Metro Siang • 5 days ago Pembunuhan

Polres Magelang telah melengkapi berkas penyidikan untuk pelimpahan tahap satu ke Kejaksaan Negeri Magelang soal kasus pembunuhan siswa SMP oleh teman sebayanya. Hingga kini polisi masih mencari barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk membunuh temannya.

Kesiapan pelimpahan berkas perkara tahap satu ke Kejari Magelang disampaikan Kapolres Magelang AKBP Sajarod Zakun usai menemui perwakilan keluarga korban di Mako Polres Magelang.

"Terakhir kemarin kita periksa dari keluarga tersangka dan keluarga korban di Polsek. Jadi, kita ambil keterangan dan kemarin juga sudah koordinasi dengan Jaksa dan sebentar lagi persiapan tahap satu. Pelimpahan tahap satu ini sesuai dengan waktunya yakni 15 hari semenjak yang bersangkutan ditahan," ujar Sajarod.

Terduga Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Masih Berstatus Saksi

Terduga Pembunuhan Ibu & Anak di Subang Masih Berstatus Saksi

Top News • 6 days ago pembunuhan

Polda Jawa Barat memeriksa seseorang berinisial S yang diduga berada di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak Subang, Jawa Barat, yang terjadi setahun lalu. Pria tersebut ditangkap di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. 

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo mengatakan status S saat ini masih sebagai saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, S ditangkap polisi karena dicurigai berada di TKP pembunuhan. 

Sampai saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dan polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui keterkaitan S dengan kasus ini. 

Keji, Suami di Sula Tega Bunuh Istri, Mertua dan Adik Ipar

Keji, Suami di Sula Tega Bunuh Istri, Mertua dan Adik Ipar

Metro Pagi Prime Time • 6 days ago Pembunuhan

Satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua orang anaknya ditemukan tewas mengenaskan di Desa Rawa Mangoli, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, Maluku Utara. 

Pelaku pembunuhan keji ini merupakan suami korban berinisal GO (37) yang saat ini buron. Ia diduga tega menghabisi nyawa istrinya beserta mertua dan adik iparnya sendiri. Ketiga korban tewas mengenaskan dengan sejumlah luka sayatan parang di beberapa bagian tubuh. Aksi keji pelaku itu disaksikan anak pertamanya yang masih berusia enam tahun yang kemudian melaporkan ke warga sekitar.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Michael Irwan Thamsil mengatakan, kasus pembunuhan ini telah ditangani oleh Polres Kabupaten Kepulauan Sula. Polisi telah melakukan olah TKP dan kini tengah memburu pelaku. Sementara motif pembunuhan masih didalami polisi.

Motif Pembunuhan Bocah SMP di Magelang Terungkap: Pelaku Sakit Hati Ketahuan Curi HP di Sekolah

Motif Pembunuhan Bocah SMP di Magelang Terungkap: Pelaku Sakit Hati Ketahuan Curi HP di Sekolah

Primetime News • 11 days ago pembunuhan

Polres Magelang mengungkap motif pembunuhan pelajar SMP Negeri Grabak, Kabupaten Magelang, yang dilakukan oleh temannya sendiri. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui sakit hati karena ketahuan saat mencuri telepon genggam di sekolah. 

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka pada tubuh korban akibat benda tajam dan benda tumpul pada bagian kepala, tangan, dan kaki. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mendalami kasus ini. Tersangka pun sudah ditangkap oleh kepolisian.

2 Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Indramayu Ditangkap

2 Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Indramayu Ditangkap

Top News • 16 days ago Pembunuhan

Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan sopir taksi online di aliran Sungai Panaran, Indramayu. Jasadnya ditemukan dalam keadaan dililit lakban pada 25 Juli 2022 lalu.

Kedua pelaku ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Tanjung Priok dan Jawa Timur. Keduanya diamankan di Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan dan mengetahui motif pelaku melakukan perampokan yang disertai pembunuhan. 

Komnas HAM Klaim Dapat Temuan Signifikan Usai Periksa Ajudan & ART Ferdy Sambo

Komnas HAM Klaim Dapat Temuan Signifikan Usai Periksa Ajudan & ART Ferdy Sambo

Headline News • 16 days ago Pembunuhan

Pemeriksaan terhadap ajudan dan asisten rumah tangga Irjen Ferdy Sambo sudah selesai dilaksanakan pada Senin (1/8/2022) sore. Komnas HAM mengklaim mendapatkan kemajuan yang signifikan usai pemeriksaan itu. Komnas HAM telah mendapatkan keterangan tambahan dari ajudan Irjen Sambo. 

Selain itu pihak Komnas HAM mendapatkan keterangan dan bukti tambahan terkait dengan adanya dokumen foto yang akan dicek validitasnya. Dokumen foto ini dapat dijadikan sebagai keterangan terkait dengan kerangka waktu yang terdapat saat berlangsungnya kejadian tersebut.

Polisi Inggris Minta Warga Bantu Identifikasi Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Boston

Polisi Inggris Minta Warga Bantu Identifikasi Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Boston

Headline News • 18 days ago Pembunuhan

Polisi Inggris membuat seruan kepada publik untuk membantu mengidentifikasi pelaku pembunuhan bocah 9 tahun di Boston, Lincolnshire pada Kamis (28/7/2022).

Pelaku diduga melakukan penusukan saat korban tengah bermain bersama saudara perempuannya didekat kantor orang tuanya. Polisi telah mengeluarkan gambar kamera pengawas yang merekam seorang pria sebagai terduga pelaku penusukan. 

Pihak berwenang berpesan pada masyarakat agar segera melapor ke pihak berwajib apabila menemui pria yang diduga pelaku pembunuhan. 

Misteri 'Skuad Lama' Pengancam Brigadir J

Misteri 'Skuad Lama' Pengancam Brigadir J

Primetime News • 18 days ago Pembunuhan

Kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengungkap Brigadir J mendapat ancaman sebelum kematiannya. Kamaruddin menyebut ancaman diberikan oleh sosok yang disebut sebagai squad lama.

Menurut Kamaruddin, ancaman tersebut terkuak dari pengakuan kekasih Brigadir J, dalam sejumlah percakapan yang dilakukan melalui sambungan telfon maupun Whatsapp Brigadir J yang kerap menceritakan ancaman tersebut.

Ancaman terakhir bahkan terjadi tepat satu hari sebelum kematian Brigadir J, kuasa hukum mengaku melaporkan ancaman tersebut kepada Polri maupun Komnas HAM.

Terkuak Percakapan Terakhir Kopda M dengan ART, Titip Pesan Jaga Anak-anaknya

Terkuak Percakapan Terakhir Kopda M dengan ART, Titip Pesan Jaga Anak-anaknya

Metro Hari Ini • 19 days ago Pembunuhan

Sebelum meninggal dunia, Kopda Muslimin sempat berbincang melalui telepon dengan salah satu asisten rumah tangganya bernama Kabul.

Percakapan ini terjadi sebelum Kopda M ditemukan meninggal di rumah orang tuanya di Kendal. Dalam percakapan ini, Kopda M mengatakan sudah terlambat kalau dirinya pulang ke rumah. Kopda M juga menyadari dirinya sedang diburu dan kasusnya sudah menjadi sorotan.

Kopda M meminta asistennya ini agar bisa menjadi paman dari anak-anaknya dan menjaga anaknya dengan baik. Ia mengaku sudah tidak kuat lagi dan menyerah.

Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Polri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel

Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Polri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel

Breaking News • 28 days ago Pembunuhan

Polri menonaktifkan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Brigjen Pol Hendra Kutrniawan dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto. Keduanya dinonaktifkan buntut penembakan Brigadir J.

"Untuk menjaga independensi tersebut, transparansi, dan akuntabel, pada malam hari ini Pak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan (mereka)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pada Rabu (20/7/2022).

Menurut dia, hal tersebut merupakan bentuk komitmen Polri menuntaskan kasus penembakan antarpolisi di rumah Brigjen Ferdy Sambo. Dedi menegaskan tim bekerja profesional.

Polisi Gelar Rekontruksi Kasus KDRT Maut di Tulungagung

Polisi Gelar Rekontruksi Kasus KDRT Maut di Tulungagung

Headline News • 28 days ago Pembunuhan

Penyidik Satreskim Polres Tulungagung menggelar rekonstruksi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang memakan korban jiwa. Tersangka bernama Warsito memerankan 38 adegan mulai dari awal cekcok hingga adegan kekerasan yang mengakibatkan korban bernama Sri Utami terjatuh dari tangga dan meninggal dunia. 

Sebelumnya tersangka sempat berdalih bahwa korban meninggal akibat terjatuh dari lantai dua rumahnya, umat (24/6/2022) lalu. Tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara.  

Seorang Wanita di Sidoarjo Tewas, Diduga Dibunuh Suami Siri

Seorang Wanita di Sidoarjo Tewas, Diduga Dibunuh Suami Siri

Primetime News • 30 days ago Pembunuhan

Seorang mayat perempuan ditemukan di dalam rumahnya di Sidoarjo, Jawa Timur. Jenazah korban ditemukan di dalam kamar oleh anaknya pada Senin (18/7/22). Diduga korban dibunuh oleh suami sirinya. Menurut keterangan warga, ada sayatan di leher korban dan darah yang berceceran di lokasi kejadian. Saat ini suami siri korban masih dalam pencarian polisi.

Bunuh Bayinya, Seorang Ibu Diancam 7 Tahun Penjara

Bunuh Bayinya, Seorang Ibu Diancam 7 Tahun Penjara

Newsline • 1 month ago pembunuhan

Temuan jasad bayi di Polewali Mandar akhirnya terungkap. Bayi malang tersebut adalah korban pembunuhan yang dilakukan oleh ibundanya.

Motif pembunuhan menghindari malu sebab bayi yang dilahirkan adalah hasil hubungan gelap. Akibat perbuatannya, sang Ibu diancam tujuh tahun pidana penjara. 

"Pelaku diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak," ungkap Kasatreskrim Polres Polewali Mandar, Ibnu Agung Nugroho. 

Motif Kasus Mayat dalam Karung di Kali Pesanggrahan: Pelaku Kesal Sering Diperlakukan Kasar

Motif Kasus Mayat dalam Karung di Kali Pesanggrahan: Pelaku Kesal Sering Diperlakukan Kasar

Headline News • 2 months ago pembunuhan

Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan disertai dengan pencurian yang terjadi di Cilandak, Jakarta Selatan. Tersangka membungkus mayat korban dengan kantong plastik sampah dan karung lalu dibuang ke Kali Pesanggrahan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan mengungkap pembunuhan terjadi disebabkan tersangka yang berinisial MRIA kesal karena mendapatkan perlakuan kasar dari korban berisial ABTL. Tersangka dan korban sebenarnya merupakan teman dekat yang berasal dari Lampung.

Namun nahas puncak perkelahian hingga berujung pembunuhan terjadi pada Senin (27/6/2022). Tersangka membungkus mayat korban menggunakan kantong plastik sampah dan karung yang dimasukkan bantal dan guling serta batu.

Polisi Tangkap 3 Tersangka Kasus Pembunuhan Perempuan di Indekos Serpong

Polisi Tangkap 3 Tersangka Kasus Pembunuhan Perempuan di Indekos Serpong

Primetime News • 2 months ago pembunuhan

Polisi menetapkan tiga tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan satu korban tewas di kontrakan kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan pada Rabu (29/6/2022). Dalam penangkapan tersangka Polisi menyita barang bukti berupa HP, pisau dan pakaian milik korban. Tersangka AJR melakukan aksinya pada Sabtu (25/6/2022) menjual barang hasil curiannya pada dua pria berinisial J dan S. Akibat perbuatannya para tersangka dijerat pasal 338, 365 dan 480 KUHP dengan ancaman kurungan penjara masing-masing selama 15 tahun dan empat tahun.

Sebelumnya korban ditemukan tergeletak di depan kamar kos di Jalan Bhayangkara, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangsel pada Sabtu (25/6/2022). Korban akhirnya meninggal dunia karena luka parah meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Merasa Tersinggung, Seorang Ayah di Makassar Bunuh Anaknya

Merasa Tersinggung, Seorang Ayah di Makassar Bunuh Anaknya

Metro Siang • 2 months ago pembunuhan

Nyawa Rusli (42) berakhir di tangan ayah kandungnya sendiri. Rahman (70) gelap mata menghabisi nyawa anaknya yang sedang tidur. Rahman menggunakan balok kayu saat melancarkan aksinya. Usai menghabisi nyawa sang anak, Rahman menyerahkan diri ke Polsek Tallo, Kota Makassar. Dugaan sementara motif pembunuhan karena kekesalan pelaku atas ucapan korban.

Kapolsek Tallo Kompol Badollahi mengatakan bahwa penganiayaan ini bermula ketika pelaku kembali ke kampung dan bertemu dengan korban setelah itu terjadi percekcokan antara keduanya. Usai pelaku pulang dari salat subuh, ia melihat korban sedang tertidur kemudian pelaku mengambil balok kayu ukuran 12x12 cm dengan panjang satu meter lalu memukul korban hingga meninggal dunia. 

Sementara itu, anak korban mengatakan bahwa saat kejadian seluruh anggota keluarga masih tertidur. Pihak keluarga masih belum mengetahui secara pasti apa yang melatarbelakangi aksi pelaku. 

Polisi sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa balok kayu. Sebelum dimakamkan, jenazah korban sudah divisum atas permintaan keluarga.

Detik-detik Pelaku Pembunuhan di Padang Menyerahkan Diri ke Polisi

Detik-detik Pelaku Pembunuhan di Padang Menyerahkan Diri ke Polisi

Headline News • 2 months ago pembunuhan

Detik-detik penangkapan pelaku pembunuhan yang menyerahkan diri diabadikan oleh anggota Polsek Kota Padang, Rejang Lebong, Bengkulu di sebuah lokasi kebun sawit yang menjadi lokasi persembunyiannya. Seorang anggota polisi yang mendekati pelaku berinisial HE (39) bahkan mengurungkan niatnya memborgol tangan pelaku karena sikap kooperatifnya, meski pelaku sudah mengulurkan tangan pertanda siap diborgol. 

Kapolsek Kota Padang Iptu M. Zuhdi mengatakan hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa pelaku dan korban bertikai karena masalah utang piutang. Korban yang memiliki utang Rp89 ke pelaku marah saat ditagih lalu menikam pisau mengenai dada pelaku. Tidak terima diperlakukan seperti itu, pelaku membalas dan menikam korban di dada dan kaki hingga tewas. Atas tindakannya, pelaku diancam dengan Pasal 351 Ayat (3) dengan ancaman tujuh tahun penjara.  

Tiga Pelaku Pembunuhan Pelajar di Palembang Tertangkap

Tiga Pelaku Pembunuhan Pelajar di Palembang Tertangkap

Headline News • 2 months ago pembunuhan

Peristiwa pembunuhan seorang pelajar terekam kamera CCTV di Jalan Merdeka, Ilir Barat I, Palembang pada Minggu (29/05/2022) lalu. Dari rekaman CCTV terlihat korban dibacok secara membabi buta oleh tiga pelaku di tengah jalan menggunakan senjata tajam hingga tewas di lokasi kejadian dengan luka di sekujur tubuh terutama di bagian leher.
  
Setelah 20 hari melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tiga pelaku bernama Wahyu, Arvan, dan Ziro. Motif pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh dendam lantaran salah satu pelaku bernama Zero, pernah diadang oleh korban. Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib mengatakan tertangkapnya pelaku pembunuhan pelajar tersebut bermula saat anggota Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap salah satu pelaku bernama Wahyu yang terlibat aksi pembegalan sepeda motor. Atas perbuatannya ketiga pelaku diancam 20 tahun kurungan penjara.

Gara-gara Uang Penjualan Kopi, Suami di Bengkulu Tega Bunuh Istri

Gara-gara Uang Penjualan Kopi, Suami di Bengkulu Tega Bunuh Istri

Newsline • 2 months ago pembunuhan

Seorang suami di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu tega membunuh istrinya sendiri menggunakan kabel karena korban enggan menyerahkan uang hasil penjualan kopi. Pelaku berinisial KM (33) sempat kabur, namun akhirnya menyerahkan diri. 

Untuk kepentingan penyidikan, polisi akan mengajukan persetujuan autopsi terhadap korban yang telah dimakamkan. Atas perbuatannya, pelaku terancam pidana penjara paling lama 15 tahun. Pelaku sempat menangis saat mengingat mendiang istri dan anaknya yang baru berusia enam tahun. 

Misteri Pembunuhan Nenek di Malang, Polisi Temukan Pisau 40 Cm

Misteri Pembunuhan Nenek di Malang, Polisi Temukan Pisau 40 Cm

Top News • 2 months ago pembunuhan

Seorang nenek bernama Wurlin (70) di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Sementara itu, sang cucu terluka parah di bagian leher dan perut sehingga langsung dilarikan kerumah sakit. 

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara seperti pisau sepanjang 40 centimeter serta barang diduga sebagai alat pembunuhan. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait pelaku modus dan motif dari pembunuhan. 

Kolonel Priyanto Divonis Seumur Hidup, Keluarga Korban Puas

Kolonel Priyanto Divonis Seumur Hidup, Keluarga Korban Puas

Primetime News • 2 months ago pembunuhan

TNI Kolonel Infanteri Priyanto dalam sidang kasus pembunuhan sejoli Handi Saputra Hidayatullah (18) dan Salsabila (14) di Nagreg, Jawa Barat. Pihak keluarga diwakili Ayah Handi Saputra, Etes Hidayatullah menyaksikan sidang di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta melalui televisi.

Keluarga merasa lega karena sudah ada kepastian putusan Kolonel Infanteri Priyanto divonis hukuman penjara seumur hidup dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, Pasal 328 KUHP, Pasal 333 KUHP, dan Pasal 181 KUHP, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP serta pemecatan secara tidak terhormat dari TNI. 

Terungkap, Anak Tergantung di Jembatan Tol Japek Ternyata Dibunuh Kakak Ipar

Terungkap, Anak Tergantung di Jembatan Tol Japek Ternyata Dibunuh Kakak Ipar

Top News • 3 months ago pembunuhan

Polres Karawang, Jawa Barat mengungkap penemuan tewas anak tergantung di bawah jembatan Tol Japek. Belakangan diketahui kakak ipar korban berinisial T ternyata pelaku pembunuhan dengan motif kesal korban.

Bawa Tanda Jasa, Kolonel Priyanto Tetap Dituntut Seumur Hidup

Bawa Tanda Jasa, Kolonel Priyanto Tetap Dituntut Seumur Hidup

Top News • 3 months ago pembunuhan

Kolonel Inf Priyanto melampirkan tanda jasa Satyalancana Kesetiaan dan Satyalancana Seroja dalam pledoi. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan keringanan. Namun pelaku pembunuhan sejoli Handi-Salsabila, di Nagreg, Jawa Barat tetap dituntut hukuman penjara seumur hidup.